MTs Jam'iyah Islamiyah
MTs Jam'iyah Islamiyah
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

KULTUM RAMADHAN HARI KE-9 | Pentingnya Sahur bagi Stamina Ibadah

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah, alhamdulillahilladzi an'ama 'alaina bini'matil imani wal Islam. Wa kafa biha ni'mah. Ash-hadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa ash-hadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh, la nabiyya ba'dah. Allahumma shalli wa sallim wa barik 'ala sayyidina Muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in. Amma ba'du.

Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru serta staf pengajar MTs Jam'iyah Islamiyah, dan anak-anakku sekalian, para siswa-siswi kebanggaan MTs Jam'iyah Islamiyah yang dirahmati Allah SWT.

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, hidayah, serta inayah-Nya kepada kita semua, sehingga di pagi yang cerah ini, hari kesembilan Ramadhan yang penuh berkah, kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul, menuntut ilmu, dan meningkatkan keimanan kita.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Semoga kita semua termasuk golongan yang istiqamah menjalankan sunnah-sunnah beliau dan mendapatkan syafaatnya kelak di hari kiamat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Bapak, Ibu Guru, serta anak-anakku sekalian yang dirahmati Allah,

Tidak terasa, kita telah memasuki hari kesembilan di bulan suci Ramadhan. Bulan yang penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan. Ramadhan adalah madrasah agung yang mendidik kita untuk meningkatkan kualitas takwa, kesabaran, dan empati. Namun, menjalankan ibadah puasa, apalagi dalam durasi yang cukup panjang seperti di negeri kita ini, tentu membutuhkan persiapan fisik dan mental yang prima. Apalagi bagi anak-anakku para siswa-siswi yang tetap harus belajar, beraktivitas, dan bagi Bapak Ibu Guru yang tetap harus mengajar dan mendidik. Tantangan energi dan fokus di siang hari seringkali menjadi kendala utama.

Di sinilah letak urgensi dari sebuah amalan sunnah yang seringkali kita anggap sepele, bahkan terkadang terlupakan, padahal memiliki dampak yang sangat besar, yaitu SAHUR. Sahur bukanlah sekadar mengisi perut kosong agar tidak kelaparan saat berpuasa. Lebih dari itu, sahur adalah sebuah ritual spiritual yang kaya akan hikmah dan keberkahan, pondasi utama bagi stamina ibadah kita sepanjang hari. Tanpa sahur yang memadai, bisa jadi puasa kita terasa berat, mudah lelah, konsentrasi buyar, dan pada akhirnya, kualitas ibadah serta aktivitas harian kita akan menurun drastis. Ini bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tapi juga tentang bagaimana kita bisa tetap produktif dan optimal dalam mengumpulkan pahala di bulan yang mulia ini.

Maka dari itu, mari kita pahami lebih dalam tentang keutamaan sahur ini. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an terkait perintah puasa, yang meskipun tidak secara spesifik menyebut sahur, namun mengandung prinsip kemudahan dan kebaikan bagi umat-Nya:

فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

(Q.S. Al-Baqarah: 185)

Artinya: "Maka barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu."

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah menghendaki kemudahan bagi kita dalam beribadah. Dan salah satu bentuk kemudahan yang Dia syariatkan melalui lisan Nabi-Nya adalah sahur. Rasulullah SAW dengan tegas bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

(HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya: "Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan."

Hadits yang mulia ini adalah kunci. Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk bersahur, dan menegaskan bahwa di dalamnya terdapat "barakah". Apa sejatinya makna barakah dalam konteks sahur ini, terutama bagi kita yang menjalani hari-hari di madrasah ini?

Pertama, Barakah Fisik. Sahur adalah asupan energi terakhir yang kita konsumsi sebelum menahan lapar dan dahaga seharian penuh. Dengan bersahur, tubuh kita mendapatkan "bahan bakar" yang cukup untuk menjalankan aktivitas, baik itu belajar di kelas, menghafal Al-Qur'an, mengajar, atau melakukan kegiatan lainnya. Bayangkan jika kita tidak sahur sama sekali; tubuh akan cepat lemas, kepala pusing, konsentrasi buyar, dan mood menjadi tidak stabil. Barakah fisik ini memastikan kita bisa menjalankan puasa dengan lebih ringan, tanpa harus berjuang keras melawan rasa lapar dan haus yang ekstrem, sehingga kita bisa fokus pada esensi ibadah puasa itu sendiri, serta tetap prima dalam menimba ilmu dan mengajar.

Kedua, Barakah Spiritual dan Mental. Barakah ini lebih dalam dari sekadar fisik. Waktu sahur adalah waktu yang istimewa, di sepertiga malam terakhir, di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan bertanya, "Adakah yang memohon ampunan kepada-Ku, akan Ku-ampuni. Adakah yang berdoa kepada-Ku, akan Ku-kabulkan." (HR. Bukhari dan Muslim). Ini adalah momen emas untuk beristighfar, berdoa, dan bermunajat kepada Allah. Dengan sahur, kita terbangun di waktu mustajab ini, mendapatkan kesempatan untuk shalat tahajjud walau sebentar, membaca Al-Qur'an, atau sekadar berdzikir dan berdoa. Persiapan mental yang didapatkan dari ibadah singkat ini akan membuat jiwa lebih tenang, hati lebih damai, dan semangat beribadah di siang hari menjadi lebih kuat. Kita tidak hanya mengisi perut, tetapi juga mengisi ruhani dengan kedekatan kepada Sang Pencipta.

Ketiga, Barakah Ketaatan dan Mengikuti Sunnah Nabi. Setiap kali kita bersahur, kita sedang menjalankan perintah Rasulullah SAW dan menghidupkan salah satu sunnah beliau. Ketaatan ini sendiri adalah sebuah keberkahan yang luar biasa. Allah akan memberikan ganjaran pahala, keberkahan dalam waktu, dan kemudahan dalam segala urusan bagi hamba-Nya yang taat. Selain itu, sahur juga membedakan puasa umat Islam dengan puasa ahli kitab. Rasulullah SAW bersabda, "Pembeda antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (HR. Muslim). Ini menunjukkan identitas kita sebagai Muslim yang memiliki kekhasan dan keutamaan dalam beribadah, sekaligus menjadi penanda syukur atas nikmat Islam.

Bapak, Ibu Guru, serta anak-anakku sekalian,

Mari kita bayangkan tubuh kita ini seperti sebuah ponsel pintar. Jika ingin ponsel tersebut berfungsi optimal sepanjang hari, kita pasti akan mengisi dayanya hingga penuh di malam hari, bukan? Kita tidak akan membiarkannya kehabisan baterai di tengah aktivitas penting. Begitu pula dengan tubuh kita saat berpuasa. Sahur adalah proses "charging" atau mengisi energi untuk seluruh aktivitas kita selama berpuasa. Jika kita mengisi "baterai" tubuh dan jiwa kita dengan baik saat sahur, maka insya Allah, kita akan tetap "menyala" dan berfungsi optimal untuk belajar, mengajar, beribadah, dan berinteraksi dengan baik hingga waktu berbuka tiba. Sebaliknya, jika kita melewatkan sahur, ibaratnya memulai hari dengan baterai ponsel yang tinggal sedikit; pasti cepat lemas dan berujung pada menurunnya kualitas aktivitas.

Maka dari itu, saya berpesan, jangan pernah meninggalkan sahur. Bangunlah lebih awal, ajak keluarga, dan nikmati hidangan sahur yang sederhana namun penuh berkah. Pilihlah makanan yang bergizi seimbang, mengandung karbohidrat kompleks agar energi dilepaskan secara bertahap, protein untuk menjaga rasa kenyang lebih lama, serta jangan lupakan air putih yang cukup. Mungkin terasa berat di awal untuk bangun pagi buta, namun demi keberkahan dan kelancaran ibadah puasa kita, serta demi menjaga stamina agar tetap bisa fokus belajar dan beribadah di MTs Jam'iyah Islamiyah ini, perjuangan itu sangatlah sepadan. Jadikan sahur sebagai rutinitas yang menyenangkan, waktu berkumpul keluarga, dan momen introspeksi diri sebelum memulai hari yang suci. Percayalah, keberkahan sahur akan terasa dampaknya sepanjang hari, baik dalam semangat belajar maupun semangat beribadah.

Sebagai kesimpulan, mari kita tanamkan dalam hati bahwa sahur bukanlah sekadar makan, melainkan sebuah ibadah sunnah yang memiliki dimensi keberkahan yang sangat luas, meliputi aspek fisik, spiritual, mental, dan ketaatan kepada Allah serta Rasul-Nya. Dengan bersahur, kita tidak hanya menjaga kekuatan tubuh, tetapi juga menguatkan jiwa, menenangkan pikiran, dan menghidupkan sunnah Nabi SAW. Ini adalah kunci utama untuk menjaga stamina ibadah kita agar tetap prima sepanjang Ramadhan, dan menjadikan kita pribadi yang produktif dan penuh berkah di bulan mulia ini.

Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keistiqamahan untuk senantiasa bersahur, meraih keberkahannya, dan menjadikan Ramadhan ini sebagai Ramadhan terbaik dalam hidup kita. Semoga puasa kita diterima Allah SWT, segala amal ibadah kita dilipatgandakan pahalanya, dan kita keluar dari bulan Ramadhan ini sebagai pribadi yang lebih baik, lebih bertakwa, dan lebih dekat kepada-Nya.

Mari kita tutup kultum ini dengan memohon kepada Allah SWT:

Bismillahirrahmanirrahim.

Allahumma inna nas'aluka ridhaka wal Jannah, wa na'udzubika min sakhathika wannar. Allahumma barik lana fi Ramadhan. Allahumma a'inna 'ala shiyamika wa qiyamika wa tilawatil Qur'an. Allahumma taqabbal minna shiyamana wa qiyamana wa ruku'ana wa sujudana wa tilawatana wa du'aana wa jami'a hasanatina bi rahmatika ya Arhamar Rahimin.

Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina adzaban nar.

Subhanaka Allahumma wa bihamdika, asyhadu an la ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaika.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Mendidik Sepenuh Hati | Bertransformasi Dengan Inovasi

Koleksi Konten Inspiratif Pilihan

Eksplorasi Ilmu Pengetahuan dan Karakter Mulia

"Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat."

Silakan pilih kategori atau cari topik yang Anda inginkan

Memuat kategori...

Foto Profil Afrizal Hasbi, M.Pd.

Afrizal Hasbi, M.Pd.

Seorang pendidik dan praktisi yang berdedikasi tinggi dalam bidang ilmu pendidikan. Dukung perjalanan literasi dan edukasi saya melalui media sosial di bawah ini.

Logo MTs Jam'iyah Islamiyah

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
MTs JAM'IYAH ISLAMIYAH

Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Daftarkan putra/putri Anda untuk mengikuti program pendidikan holistik yang memadukan kurikulum Pendidikan Islam yang kokoh dengan pengembangan Ilmu Umum, kemampuan Akademik, dan literasi Teknologi terkini. Hanya 96 kursi tersedia untuk siswa/siswi terbaik!

DAFTAR SEKARANG

Widget YouTube Afrizal Hasbi - Dark Theme
MTS Visitor Counter Firebase
LIVE STATS • MTS-MJI.BLOGSPOT.COM

Keren banget! Kamu adalah pengunjung ke-

Memuat...

di portal inspirasi MTs Jam'iyah Islamiyah

Berbagi

Posting Komentar